Wednesday, March 7, 2018

Cerita Seks Sali Gadis Perawan Desa 14 Tahun



ini adalah pengalaman dari seorang teman dekatku yang terjadi sekitar 5 bulan yang lalu. Aku sedikit bingung menulis cerita ini karena biasanya aku menceritakan pengalamanku, tapi kali ini aku harus menceritakan pengalaman temanku. Oke, tanpa banyak bicara lagi, kumulai cerita yang kuberi judul “Petualangan Berlibur Ke Desa”. 

Lima bulan yang lalu, Jeff temanku mengajakku sedikit refreshing ke sebuah desa yang kebetulan adalah tempat Jeff bermain waktu kecil. Ayah Jeff seorang pengusaha kaya yang sedikit memperhatikan soal alam bebas, karenanya dia membeli ribuan hektar tanah yang kemudian dijadikannya hutan karet. Bisnis sambil memelihara alam liar, katanya.

Jeff biasa berlibur ke hutan karet ayahnya dan dia biasa menginap di sebuah rumah yang terlihat begitu mewah kalau dibandingkan rumah-rumah penduduk di sekitarnya. Meski terkesan ada sedikit kesenjangan, tapi penduduk desa itu sama sekali tidak menaruh kebencian atau iri hati pada keluarga Jeff karena keluarga itu cukup dermawan, bahkan ayah Jeff hanya mengambil keuntungan 25% dari hasil hutan karetnya, dan sisanya dibagikan pada penduduk yang ikut mengusahakan hutan karet itu.


Oke, cukup perkenalannya. Aku sendiri menyesal karena tidak bisa ikut dengan Jeff karena ada sedikit keperluan dengan keluargaku. Tapi aku berjanji akan menyusul kalau ada waktu. Jeff sedikit kecewa tapi dia tetap pergi ke desa itu, sebut saja Desa Sukasari.
Hari-hari pertama dilalui Jeff dengan bermalas-malasan di rumahnya sambil menikmati udara segar pedesaan yang sangat jarang ditemuinya di Bandung. Baru pada hari kelima Jeff keluar dari rumah, diantar oleh seorang bujangnya Jeff berjalan-jalan melihat-lihat sekeliling desa itu. Dia berhenti ketika dilihatnya seorang gadis, mungkin beberapa tahun lebih muda darinya sedang menyapu di pekarangannya.

Rambutnya yang hitam terurai menutupi punggungnya. Kulitnya yang hitam manis mengkilat karena keringat yang tertimpa sinar mentari. Jeff tertegun, baru kali ini dilihatnya gadis desa yang begitu cantik. Bujangnya tahu kalau Jeff memperhatikan gadis itu, karena itu dia mengatakan kalau gadis itu adalah anak salah seorang pekerja ayahnya. Umurnya sekitar 14 tahun, dan kini ayahnya sudah tiada. Dia tinggal dengan ibunya dan sering membantu mencari nafkah dengan mencucikan pakaian orang-orang desa yang lebih mampu.

Jeff merasa iba, tapi rasa ibanya langsung hilang berganti rasa tertarik ketika dipikirnya kalau gadis itu pasti memerlukan uang untuk biaya hidupnya. Kemudian berubah lagi perasaannya menjadi keinginan untuk mendekatinya ketika dilihatnya kalau gadis itu cukup cantik dan manis. Tapi rasa ingin mendekati itu berubah seketika ketika dilihatnya dada gadis itu yang agak terlalu besar untuk anak seusianya.
Segera saja setan bersarang di kepala Jeff. Dia mengeluarkan dompetnya, mengambil selembar uang bergambar Pak Harto dan menyuruh bujangnya memberikan uang itu pada gadis itu untuk mencuci bajunya. Bujangnya tidak menaruh curiga, dia segera memberikan uang itu pada gadis itu, dan tidak lama kemudian gadis itu mengikutinya mendekati Jeff. Jeff menyuruh bujangnya pulang, sedangkan dia melanjutkan jalannya bersama gadis itu. Ditengoknya arloji di tangannya, baru pukul 4:00 sore, karena itu Jeff mengulur waktu. Setidaknya pukul 5:00 sore akan dilaksanakan rencananya.


Dia bertanya dimana sungai yang airnya bening dan bisa dipakai mandi. Gadis itu mengantarkan Jeff ke sana. Cukup jauh juga, dan setiba di sana Jeff melepas semua pakaiannya dan langsung masuk ke sungai itu. Dia meminta gadis itu mencuci pakaiannya, dan gadis itu menurut walaupun agak malu-malu karena melihat Jeff berenang telanjang. Jeff sendiri sudah sedikit sinting, entah setan apa yang merasuki kepalanya, yang jelas ketika dilihatnya arlojinya menunjukkan pukul 5:00 sore, langsung dijalankan rencananya. Jeff keluar dari air, mendekati gadis yang sedang membersihkan pakaiannya dan berjongkok di sampingnya. Batang kemaluan di sela pangkal kaki Jeff sudah bangun dari tidurnya, dan tanpa tembakan peringatan Jeff langsung saja merangkul gadis itu sambil berusaha mencium leher gadis itu (sebut saja namanya Sali).
Gadis itu segera berontak karena terkejut, tapi dekapan Jeff lebih kencang dari tenaganya. Jeff berhasil mencium leher gadis itu tapi begitu Jeff berusaha lebih gila lagi gadis itu mengancam akan berteriak. Jeff takut juga dia digebuki penduduk desa itu, karena itu segera ditutupnya mulut gadis itu, dan dia berbisik, “Jangan teriak, kalau kau mau melayaniku kuberi lebih dari sekedar lima puluh ribu, mungkin akan kuberi seratus ribu lagi, bagaimana?”
Gadis itu masih diam, tapi begitu Jeff mengeluarkan dua lembar uang Rp. 50.000-an yang sedikit basah karena air sungai dan mengipas-ngipaskan di depan muka Sali, akhirnya dia mengangguk. Kapan lagi dia bisa mendapat uang Rp 150.000,- dalam sehari, begitu pikirnya. Jeff tersenyum senang sambil melepaskan tangannya dari mulut gadis itu. Tapi ketika dia berusaha memegang dada Sali, gadis itu berbisik, “Jangan di sini, takut ketahuan orang lain.”
Jeff setuju kata-kata gadis itu, karena itu diajaknya gadis itu ke hutan karet milik ayahnya. Jeff tahu persis kalau sore-sore begini tidak mungkin ada orang di sana. Singkat cerita, mereka sampai di sana, dan tanpa tunggu lama lagi Jeff segera membuka bajunya yang basah, juga celananya. Dibentangkannya baju dan celananya di tanah, dan diciumnya Sali sekali lagi. Kali ini dia tidak berontak. Jeff dengan mudah menyingkirkan pakaian gadis itu, dan terlihat kedua gunung kembarnya yang tidak begitu besar tapi lumayan juga untuk ukuran gadis 14 tahun. Jeff meremas keduanya sekaligus sambil terus melumat bibir gadis itu.
Sekitar 2 menit kemudian Jeff berbisik, “Aku nggak butuh patung, layani aku. Jangan cuma diam gitu aja!” Jeff lalu mendorong kepala Sali ke bawah, dan menyuruhnya sedikit bermain dengan kejantanannya yang sudah hampir mencapai ukuran maksimal. Gadis itu bingung, maklum di desa mana ada film “bokep”. Jeff menyuruh Sali menjilat “jamur ungu”-nya. Sali sedikit ragu-ragu, tapi akhirnya dilakukannya juga.

Ternyata Sali cepat belajar, beberapa menit kemudian Jeff sudah dibuatnya keenakan dengan permainannya di selangkaan kakinya. Terpedo itu sudah mencapai ukuran maksimal, dan Sali masih terus bermain dengan benda itu, mungkin asyik juga dia bermain dengan benda itu. Mulai dari mencium, menjilat dan akhirnya mengulumnya sambil menggerakkan kepalanya maju-mundur dan sesekali menghisap benda itu.
Jeff cukup puas dengan permainan itu, dan ketika dilihatnya langit mulai gelap, disuruhnya Sali duduk. Jeff meregangkan kaki gadis itu, terlihat bulu-bulu halus yang masih sangat jarang di sela-sela pahanya. Jeff menggunakan lidahnya untuk membasahi vagina Sali. Sali bergoyang-goyang kegelian, tapi kelihatannya dia menimati permainan itu. Sekarang Jeff menggunakan jarinya untuk menggosok klitoris Sali yang masih kecil. Sali semakin liar bergoyang-goyang menahan nikmat. Desahan mulai keluar dari mulutnya dan vaginanya basah karena lendir yang bercampur ludah Jeff.
Tidak lama kemudian Sali mendesah panjang, dan tubuhnya bergetar hebat. Lendir mengalir dari vaginanya yang merah segar. Jeff tahu Sali sudah mencapai puncak, dan inilah kesempatannya untuk menusukkan terpedonya ke kemaluan Sali. Dibukanya lebih lebar paha Sali, dan diarahkannyakepala kejantanannya ke vagina Sali. Sali sendiri masih memejamkan mata menikmati sisa-sisa orgasmenya. Tapi tiba-tiba dia menjerit tertahan ketika Jeff memaksa terpedonya masuk ke lubang yang sempit itu. Sali kembali menjerit ketika kejantanan Jeff semakin memaksa melesak masuk ke dalam. Jeff berusaha keras menembus pertahanan vagina Sali, tapi baru setengah dari barangnya yang masuk ke dalam.

Jeff meremas dada Sali sambil menciumnya. Dia berusaha membuat otot kemaluan Sali sedikit mengendur, dan ketika dirasakannya mulai mengendur, disodoknya sekuat tenaga kejantanannya ke dalam kemaluan Sali. Kali ini Sali menjerit cukup keras, dan terlihat air mata keluar dari balik kelopak matanya yang tertutup menahan nyeri. Jeff tidak peduli, sekarang sudah seluruhkejantanannya masuk, dan mulai digoyangkannya maju-mundur diiringi jeritan-jeritan kecil Sali. Vagina Sali sangat sempir, karena itu belum lama Jeff bermain sudah hampir keluar maninya. Jeff mempercepat gerakannya, dan Sali semakin kuat menjerit. Tentu saja vagina Sali yang masih 14 tahun itu terlalu kecil untuk kejantanan Jeff yang lumayan besar.

Belum selesai Jeff bermain, suara Sali tidak terdengar lagi, dia pingsan karena tidak kuat menahan nyeri. Jeff sendiri mengetahuinya, tapi dia tidak mau menghentikan permainannya, dikocoknya terus kemaluan Sali yang sedikit memar, dan akhirnya Jeff mendesah dalam sambil merapatkan tubuhnya ke tubuh mungil Sali. Setelah itu Jeff sempat mengocok vagina Sali lagi, dan ketika hampir mencapai puncak kedua kalinya Sali bangun dari pingsannya. Dia langsung menjerit-jerit dan beberapa saat kemudian mereka mencapai puncak hampir bersamaan. Jeff terlihat puas dan lelah, dan ketika dicabutnya kejantanannya dari vagina Sali, terlihat maninya keluar lagi dari kemaluan Sali. Kental berwarna putih kekuningan yang bercampur darah keperawanan Sali.
Jeff mengajak Sali membersihkan diri, dan ketika selesai diberikannya dua lembar uang Rp. 50.000-an pada Sali. Sali sangat berterima kasih, dan Jeff berpesan agar jangan sampai hal itu diketahui orang lain. Sali mengangguk, tapi Jeff segera menegur Sali ketika diperhatikannya jalannya sedikit menegang menahan perih di kemaluannya. Sali berusaha berjalan normal walaupun dirasakannya sakit di sela pahanya. Dia juga takut kalu orang-orang desa tahu kalau dia sudah menjual tubuhnya pada Jeff, tapi tetap saja diambilnya resiko itu demi uang yang memang sangat dia butuhkan.
Dua hari kemudian aku datang menyusul Jeff, dan di sanalah Jeff menceritakan kisahnya itu. Aku jadi sedukit terangsang juga mendengar cerita itu, dan rencananya aku akan mencobanya juga bila ada waktu, yang jelas hari-hari berikutnya benar-benar menyenangkan untuk kami bertiga. Aku dan Jeff sama-sama terpuaskan, sedangkan Sali sangat senang mendapat ratusan ribu uang walaupun dia harus tersiksa hampir setiap dua malam sekali karena aku dan Jeff secara bergilir dua hari sekali mencicipi tubuh mungilnya itu.

Dua minggu kami di sana, dan di hari terakhir aku dan Jeff menidurinya bergantian dalam satu malam. Bisa dibayangkan bagaimana rasanya gadis berumur 14 tahun disetubuhi oleh dua laki-laki bergantian dalam satu malam, benar-benar luar biasa. Tapi satu hal yang kupuji dari Sali, dari hari-kehari vaginanya tetap saja sempit, dan itu yang membuat aku dan Jeff betah menidurinya. Aku juga merencanakan untuk mengajak Alf dan Lex teman baikku untuk ikut serta mencicipi kenikmatan itu, tentu saja itu akan kuceritakan di cerita lain. Tunggu saja pengalaman kami berempat bersama Sali.

BERBICARA BISNIS DENGAN SESEORANG DI PAMERAN BERUJUNG NGESEK DI HOTEL

Cerita nakal ngesek dengan seseorang yang membuatku jatuh cinta saat ada pameran dengan judul ” Berbicara Bisnis dengan Seseorang di Pameran Berujung Ngesek di Hotel ” yang tidak kalah serunya dan dijamin dapat meningkatkan libido seks, selamat menikmati.



Pagi itu sangat dingin, tapi aku memaksakan diri untuk membuka mataku walaupun sebenarnya ingin tinggal di tempat tidur di bawah selimut yang tebal. “Aku harus bangun!” hanya itu yang berada di pikiranku sekarang, sehingga akupun bangkit berdiri menuju ke kamar mandi.

Keadaan memang cepat berubah, sebulan yang lalu aku masih tinggal bersama mama dan papa tiriku, sekarang aku tinggal seorang diri. Dan secara otomatis aku harus mencari biaya hidup sendiri, karena aku tidak mau membebani mama dengan biaya hidupku.

Untung aku cepat mendapat pekerjaan yang layak, yang mampu menghidupiku di kota yang cukup mahal ini. Sebuah perusahaan webdesign membutuhkanku sebagai assisten dalam bidang keuangan dan pemasaran. Hujan rintik-rintik menemaniku memasuki sebuah gedung, salah satu pameran komputer terbesar di dunia yang berlangsung di Hannover. Perusahaan di mana aku bekerja menjadi salah satu pemilik stand di pameran ini.

Untuk sementara aku tinggal di sebuah hotel yang lumayan besar di hannover zentrum. Setelah aku memarkir mobilku dan mulai melangkah ke pintu masuk, aku mendengar suara yang tidak asing. Yah, beberapa orang bertampang Asia sedang berbicara Indonesia.

Tidak aku sangka bahwa aku bakal bertemu orang Indonesia di pameran ini, dan hal itu terjadi di hari pertama. Sekilas aku mendengar bahwa mereka sedang membicarakan aku. Seorang yang berdasi biru berkata ke temannya, “wah yang ini pasti blasteran”. Dan mereka pun hanya bisa menebak-nebak sambil berbisik.

Aku hanya tersenyum, sampai di depan pintu masuk salah satu dari mereka membiarkan aku masuk terlebih dahulu dan secara spontan aku mengucapkan terima kasih dalam bahasa Indonesia. Lama dia terdiam, sampai dia akhirnya mengejarku sambil meminta maaf, dan bermaksud meminta nomor teleponku. Dengan tertawa aku berkata bahwa aku tidak marah, karena tidak ada alasan untuk itu.



Tetapi aku tidak memberikan langsung nomor teleponku, aku hanya memberitahu bahwa aku bekerja di salah satu stand di salah satu hall. Hanya sampai di situ pertemuanku dengannya karena aku harus cepat menuju standku.

Kesibukan Cebit yang luar biasa membuatku melupakannya, hingga tiba saat makan siang ketika pintu kantorku diketuk oleh seorang hostes yang bekerja di stand kami yang mengatakan bahwa ada seorang pria yang hendak bertemu denganku.

Dengan sedikit heran aku mempersilakan masuk dan ternyata pria Indonesia tadi pagi. Dia mengulurkan tangan kanannya sambil berkata, “Andre!” Dan saya pun menjawab, “Sandra.” Dia mengajakku untuk makan siang bersama yang langsung kutolak karena banyaknya pekerjaan yang menungguku.

Dan diapun mengerti keadaanku. Tak lama kemudian dia kembali lagi sambil membawa 2 kantong kertas yang berisi makanan. Dia masuk ke kantor dan memberikannya kepadaku sembari berkata bahwa aku harus makan.

Saat itu hatiku trenyuh, apalagi setelah sekian lama tidak ada orang yang memperhatikanku, akhirnya aku menyuruh dia tinggal untuk makan bersamaku di kantorku. Sekitar 1 jam kami berbincang bincang, dia kembali bertanya tentang nomor teleponku yang akhirnya aku berikan kepadanya. Dia berjanji akan menelponku nanti malam setelah pameran tutup.

Setelah pameran hari pertama berakhir, kami berjanji untuk makan bersama di salah satu restoran di kota. Aku sempat kembali di hotel untuk mandi dan sedikit berdandan. Sekitar jam delapan malam, pintu kamarku diketuk dengan pelan. Aku pun membuka pintu itu dan Andre sudah berdiri di depan pintu.

Di lobby menunggu 3 teman Andre lainnya. Di restoran kami banyak berbincang bincang, mengenai bisnis dan segala macam. Dari situ akhirnya aku tahu bahwa dia seorang atasan di sebuah kantor di Taiwan dan 3 orang temannya adalah bawahannya. Mereka sangat menyenangkan dan senang bercanda.

Waktu berakhir terlalu cepat, sampai tiba waktunya untuk kembali di hotel. Andre mengantar teman-temannya terlebih dahulu sebelum dia mengantarku sampai depan pintu kamar. Sebelum aku masuk ke kamar dia memegang tanganku dan berkata, “Sandra kamu malam ini terlihat cantik sekali.” Aku hanya bisa mengucapkan terima kasih dan memberikan sebuah ciuman di pipinya sebagai ucapan selamat malam.

Keesokan harinya kami bertemu kembali di tempat parkir dan langsung saling bertegur sapa. Hanya saat ini Andre berani mengusap rambutku dan bertanya apakah aku bisa tidur semalam. Hal seperti ini yang sudah lama kurindukan, satu sisi hatiku mengingatkanku kepada papa tiriku sedangkan satu sisi hati yang lain menginginkan sesuatu yang lebih dari dia.

Mungkin dari segi umur, aku sadar bahwa aku lebih menyukai pria yang matang dan berumur. Aku tidak tahu kenapa. Pada waktu makan siang Andre kembali datang ke standku, sambil membawa setangkai mawar yang langsung diberikan kepadaku.

Hatiku pun kembali berbunga dan segera melupakan sakit kepala yang sebelumnya aku rasakan. Kali ini kami berdua makan siang berdua di sebuah restoran, di sana cukup ramai karena pengunjung dan karena musiknya.

Kami berbincang bincang mengenai hal privat kami, dan anehnya aku merasa dekat sekali dengan dia. Aku dengan ringan bisa menceritakan semua permasalahanku, tentang kesepianku, tentang sekolahku, tentang mama dan papa tiriku. Dia hanya mendengarkan sembari memberi komentar yang melegakan.

Dia menyadarkanku bahwa aku tidak seorang diri di dunia ini yang mempunyai banyak masalah, dan bahwa masih ada orang lain yang bisa dipercaya. Aku pun bertanya tentang dirinya, kemudian dia bercerita bahwa dia pernah bertunangan dengan seorang gadis yang akhirnya dia tinggalkan.


Aku sebenarnya cukup heran, dengan umurnya yang hampir 30 dan dengan penghasilannya yang lebih dari cukup serta tampang dan tubuhnya yang menarik kenapa dia belum berkeluarga. Sedangkan aku tahu pasti untuk ukuran orang Indonesia pasti sudah cukup terlambat.

Kembali tiba saat untuk berpisah, kami harus kembali ke pekerjaan masing masing.

Sekitar pukul empat sore Andre menelponku. Dia mengajakku untuk menyertai dia ke sebuah stand party. Karena aku juga tidak punya kesibukan lainnya, maka aku langsung setuju. Pukul enam lebih seperempat Andre sudah menungguku di depan stand seorang diri. Aku segera merapikan mejaku, dan sedikit memperbaiki make up ku kemudian aku keluar menuju ke Andre. Dia langsung mengambil tasku dan menentengnya sambil melingkarkan tangannya ke bahuku.

Di stand party sudah banyak orang hadir, bir-bir sudah mulai dihidangkan, brezel dan muffin juga tersedia. Aku mencari sebuah stand meja yang kosong sementara Andre mengambilkan cocktail dan makanan kecil yang ada. Sembari berdiri kami pun kembali berbincang bincang, semakin malam kamipun semakin akrab.

Karena banyak orang yang hadir, maka kami pun harus berdiri semakin dekat. Tangannya masih di pinggangku dan aku pun berdiri di sampingnya sekedar untuk bisa bersandar di dadanya. Sesekali ada orang lain yang menyapa Andre, sedangkan karena aku orang baru maka aku tidak mengenal seorang pun.

Diselingi musik kami pun sedikit menari di tempat yang cukup sempit, terkadang Andre mencium pipi, atau tengkukku. Hampir sepanjang acara kami saling berpelukan, membagi cium, dan belaian. Dalam hatiku aku sadar bahwa aku menginginkan dirinya. Tapi aku takut untuk jatuh cinta lagi.

Hampir pukul satu malam, Andre mengajak untuk pulang. Aku pun sudah tidak tahan lagi, mungkin karena aku terlalu banyak minum. Akhirnya aku harus meninggalkan mobilku di sana karena sudah tidak mungkin lagi aku untuk menyetir. Andre mengantarku ke kamarku, di depan pintu dia hanya menatapku tanpa bicara apa pun.

Dari matanya aku tahu apa dia ingin ngesek. Aku tidak menyangkal bahwa aku juga menginginkan ngesek. Aku menarik dirinya ke pelukanku. Sambil berciuman dia mendorongku ke kamar sambil menendang pintu hingga tertutup rapat.

Dia mengangkatku sembari berciuman dengan gampangnya, dan aku pun melingkarkan kedua kakiku ke pinggangnya. Dia meletakkanku ke ranjang sembari mencoba membuka bajuku. Dia sedikit menemukan kesulitan dalam membuka bajuku, mungkin karena terlalu rumit.

Setelah berhasil membuka baju atasku dia meremas buah dadaku sambil mencari bibirku. Sambil berciuman dia membelai-belai vaginaku, sedangkan aku pun mencari penisnya. Tanganku membuka gesper dan membuka kancing celananya. Aku berusaha untuk melepaskan diri dari tindihannya dan aku membuka celananya.

Segera aku ngesek menjilat penisnya, mulai dari ujungnya hingga hampir seluruhnya masuk ke dalam mulutku. Tanganku membelai bijinya sambil sekali-kali aku menyedot penisnya. Andre sangat menikmati semuanya itu, dia berusaha untuk ngesek dan mencapai vaginaku, tapi tidak aku biarkan. Aku ingin supaya dia menikmati semua itu.

Tetapi ternyata Andre tidak bisa diam saja melihatku ingin ngesek. Dia menarik kepalaku dan menciumiku dengan kasar, meletakkan tubuhku kembali di tindihannya. Aku hanya merintih, dan memohon supaya dia memulai permainan sesungguhnya. Sebelumnya aku menyodorkan kondom yang tersedia di rak hotel, aku tidak mau menanggung resiko.

Dia pun segera memakainya dan kemudian mengangkat kedua pahaku ke bahunya, dia pun memulai ngesek. Aku menikmati setiap gerakan ngesek nya, sesekali dia mengangkat pantatku dan memegang pinggangku dan menarik ke arah tubuhnya. Kemudian dia membaringkan diri karena lelah, aku pun mulai mengambil kendali. Situs Judi Terpercaya >Pelangiasik.com<

Aku duduk di atasnya, mulai ngesek dengan memasukkan penisnya ke vaginaku, sambil aku menciumi dadanya. Sambil berpelukan kami menyelesaikan sesi ngesek kali ini, kami hanya berdiam diri sementara aku masih berada di atasnya. Seakan kami tidak rela waktu kembali bergulir, hingga tiba saatnya Andre untuk pulang ke hotelnya.


Tapi malam itu aku tidur dengan berjuta mimpi baru.

Keesokan harinya Andre sudah di depan pintu kamarku lagi, rambutnya terlihat agak basah dan tubuhnya wangi sekali. Sementara aku belum selesai berpakaian. Andre duduk di sofa sambil melihatku berpakaian dan berkata, “Sandra kamu cantik sekali kalau memakai baju itu.”

Padahal saat itu aku belum mengenakan apa-apa, hanya pakaian dalam saja. Segera aku melemparkan bantal ke arahnya dan dia hanya tertawa. Selesai berpakaian kami pun segera berangkat. Di mobil kami saling berpegangan tangan dan kadang-kadang saling mencium.

Di bagian belakang mobil dia menggantungkan beberapa kemeja dan jas serta dasi, dia menjelaskan bahwa itu persediaan untuk ngesek nanti malam karena dia malas pulang malam-malam. Aku hanya tertawa, sambil menggodanya bahwa dia terlalu banyak berharap.

Menjelang siang hari aku memberitahu Andre bahwa aku ada tamu penting dan tidak bisa ikut makan siang. Dia pun mengerti, dan pukul 2 siang, setelah tamuku pulang dia langsung masuk membawa kantong makanan dan sebotol air mineral.

Dia mengambil sebuah kursi dan meletakkan di sampingku, mengambil sumpit yang tersedia dan mulai menyuapiku. Pertama kali aku agak malu, tetapi kemudian aku bahkan duduk di pangkuannya. Hal ini sangat menyenangkan sekali. Sesekali kami saling berciuman. Setelah makanan habis aku kembali berdiri di depannya, kemudian aku berjongkok.

Membuka kancing celananya dan mencari apa yang aku mau. Andre hanya menjerit pelan sewaktu dia tahu apa yang aku lakukan, dia menganggap aku gila, tetapi dia kemudian menikmati jilatan-jilatanku. Ujung yang paling sensitif aku permainkan dengan lidahku, dengan sebelah tangan yang mengocok penisnya.

Tidak lama kemudian dia mencapai orgasme, aku membersihkan semua sisa-sisanya dengan tisiu basah. Dia duduk sambil berbenah, menutup kembali celananya dan memelukku. Sampai dia sadar bahwa dia harus kembali ke standnya.

Sore harinya kami hanya ingin cepat cepat kembali ke hotelku. Kami menolak semua undangan standparty yang ada. Dalam perjalanan pulang kami sempat membeli makanan untuk makan malam kami. Di hotel kami berendam bersama dengan air hangat, sambil bertukar cerita ngesek dan mimpi. Setelah itu kami makan malam, tak lama kemudian kami pun sudah berbaring di atas ranjang.

Aku hanya meletakkan kepalaku di dadanya sambil memeluk erat tubuhnya. Tak lama kemudian terdengar dengkuran halus dari Andre, dan aku pun ikut terlelap. Sekitar pukul 3 pagi aku terbangung karena ada belaian di kepalaku. Andre membelai rambut sambil memandangiku.

Mengetahui bahwa aku juga sudah bangun dia memulai untuk mencium bibirku, menarik tubuhku lebih rapat ke tubuhnya. Kami saling berpanggut dan menggigit, dia meremas buah dada dan vaginaku. Ciumannya berlanjut ke bawah, ke puntingku, ke perutku dan ke selangkanganku.

Andre menciumi paha bagian dalamku, kemudian klitorisku yang membuatku bergetar hebat. Aku menekan kakiku di punggungnya, menarik rambutnya dan mengerang. Sampai saatnya Andre berdiri dan memakai kondom, kemudian membuka kedua kakiku. Dia memasukkan penisnya dengan pelan seakan takut melukaiku.

Aku hanya bisa memejamkan mataku dan menunggu. Permainan kami telah membuat malam itu menjadi indah, segalanya terjadi dengan otomatis, kami mendapatkan apa yang kami inginkan. Hanya tinggal sisa waktu untuk tidur dengan perasaan puas.

Tak terasa hari ini adalah hari terakhir pameran. Sudah 5 hari aku melewatkan hariku bersama Andre. Aku tidak percaya bahwa hari ini adalah hari terakhir buat kami, karena aku harus check out siang hari ini dan Andre pulang ke Taiwan keesokan harinya.

Sepanjang perjalanan ke fairground kami hanya berdiam diri, hingga di tempat parkir. Andre mengeluarkan kartu namanya dan beberapa nomor telepon pribadinya. Dia mengharap bahwa hubungan kami tetap berlanjut, dan dia juga mengundangku untuk mengunjunginya di Taiwan. Berat rasa hati mendengar semuanya itu.

Kalau waktu bisa berhenti berputar, membiarkan aku bersama Andre tetap bersama. Aku tidak percaya bahwa ternyata aku masih bisa untuk jatuh cinta, ya aku jatuh cinta kepada Andre. Aku tidak pernah mengungkapkan hal itu kepadanya karena aku tidak yakin akan perasaanku saat itu.


Kini aku sadar bahwa aku jatuh cinta. Andre menarik kepalaku ke dadanya, sambil mengeringkan air mataku. Berbisik dia mengucapkan rasa cintanya kepadaku, bahwa dia mengharapkan aku pun begitu. Aku hanya bisa mengangguk pelan tanpa jawaban.

Padahal hatiku menjeritkan kata cinta kepadanya, mungkin aku terlalu sombong untuk mengungkapkan, atau aku terlalu takut? Hari ini sudah hampir 2 minggu sejak cebit berakhir. Andre masih rajin menelponku, dan aku pun selalu menunggu telepon darinya.

Tetapi aku tidak mau menaruh banyak harapanku kepada dia. Biarkan waktu yang membuktikan bahwa kami memang berjodoh.

KU NIKMATI MEMEK PERAWAN ANAK IBU KOST YANG LEGIT

Umurku yang sudah 25 tahun sampai saat ini masih belum selesai kuliah, aku akui dalam akademis aku termasuk orang gagal, tapi kalau meluntuhkan hati wanita aku jagoannya, kali ini aku akan menceritakan kisahku yang nyata dimana aku menikmati memek perawan , kisah ini terjadi saat aku mendapat kos kost san baru, dari pagi sampai sore berputar putar UGM akhirnya aku mendapatkan tempat kost kostan yang aku dambakan.
Awalnya gak begitu suka, karena tempat kosnya terpisah jauh dari temen2 aku yang lain. Tempatnya juga terlalu masuk ke lorong-lorong. Tapi ada satu hal yang membuat aku mutusin buat ngambil kosan disana, yaitu anak ibu kosnya yang cakep alang kepalang. Namanya Yani, mahasiswi semester 3 di UGM.
Pertama kali aku ngeliat dia, jantung aku langsung berdesir karena doi manis banget. “iya, kosan yang disebelah ada kok kak, tapi Cuma satu kamar.” Begitu suaranya ramah ketika pertama kali aku komunikasi sama doi. Ibu kosnya juga baik.
Namun ibu kos nya yang berprofesi pedagang di Sleman belum pulang. Yani mengatakan kalau ibu dan bapaknya berdagang pergi pagi pulang malam. Akhirnya sore besoknya aku mutusin untuk ngambil kamar kosan yang bersebelahan langsung dengan rumah ibu Kosnya.
Walau tinggal terpencil jauh dari temen2, gak masalah lah.. yang penting aku bisa dapetin nih si bidadari khayangan. Malam itu aku udah ready untuk tinggal di kosan baru aku. Begitu keluar, ehh.. ternyata gebetan aku Yani lagi telponan diluar sambil duduk santai di teras rumahnya.
“wah.. kesempatan buat pdkt nih..” dalam hati aku. Setelah nungguin dia selesai telponan lumayan lama, akhirnya aku keluar kamar dan samperin doi.
“Hai.. lagi ngapain?” sapa aku sambil melempar senyum.
“Eh, lagi santai aja kak.” Balasnya membalas senyum aku. “Telponan sama siapa?” “Sama pacar kak” jawabnya.
Plaaakk.. aku serasa kena tampar. Ternyata doi udah punya pacar. Habis deh! Namun, pembicaraan tetap berlanjut. Walau Yani sudah punya pacar, aku tetap pengen akrab sama dia. Siapa tau ntar dia putus, siapa tau ntar dia bosen sama pacarnya..
Siapa tau.. siapa tau.. aku menghibur diri. Aku perhatikan wajah manis Yani. Bener-bener wajah bidadari! Kulitnya halus tanpa jerawat. Ternyata ada tai lalat mungil di pipinya. “Kak kok ngeliatin Yani gitu sih?” tanya Yani risih.
Aku tersadar. “Ehh.. gak. Ternyata Yani punya tai lalat di pipi yah?” tanya aku. “Orang yang punya tai lalat di pipi itu beruntung lho..” ucap aku keumudian.
“Emang kenapa kak?” tanya nya penasaran.
“Iyalah beruntung! untung aja tai lalat, kalo tai kebo gimana coba?” seloroh aku. Yani langsung ketawa. Manis banget ngeliat dia ketawa. Akhirnya malam itu aku berhasil ngobrol panjang lebar dan ketawa ketiwi bareng Yani.
Bahkan setelah cerita tai lalat itu, Yani bahkan nunjukin kalau dia punya tanda lahir di lengannya.
“Mana mungkin itu tanda lahir! Itu tatto tuh!” aku langsung aja nuduh.
“Sumpah kak ini tanda lahir!” balasnya.
“Gak percaya! Pasti kamu orangnya tattoan yah! Harus diperiksa nih!” tuduh aku.
Dia malah tertawa cekikikan. Aku senang.. Paginya, aku sempetin dulu olahraga pagi. Angkat barbel dan push up ringan sudah jadi rutinitas pagi buat aku.
Punya badan atletis dan berotot memang kharakteristik aku. Alah.. Tiba-tiba aku denger suara cebar-cebur dari kamar mandi. Aku selidiki asal suara tersebut, ternyata persis bersebelahan dengan dinding disebelah kamar aku.
Ternyata disebelahnya kamar mandi! Aku coba dengerin suara gemercik air tersebut. Ternyata suara berikutnya adalah lantunan nyanyian seorang gadis. Tidak salah lagi, itu suara Yani! Aku begitu menikmati suara nyanyiannya.
Merdu banget! Akhirnya timbul pikiran kotor aku. Dinding tembok yang sebenarnya tidak terlalu tinggi itu bisa aku panjat! Akhirnya dengan secepat kilat, otak aku berfikir keras. Bagaimana caranya untuk memanjat dinding yang tingginya dua setengah meter ini.
Setelah yakin orang tua Yani sudah berangkat pergi berdagang dan Yani pasti sendirian di rumah, aku nekat untuk ngintipin Yani mandi. Dengan bantuan kursi, akhirnya aku bisa mencapai ujung tembok paling atas.
Pelan-pelan aku angkat kepala untuk melihat pemandangan disebelah sana. Ternyata benar! Yani sedang mandi sambil bernyanyi. Cerita Panas: Nikmatnya Memek Perawan Anak Ibu Kost | Yani dengan wajah manis itu ternyata punya tubuh yang sangat seksi.
Dari ujung rambut hingga ujung kakinya dapat aku liat secara jelas. Payudaranya yang montok bergelantungan. Kulitnya putihnya yang dibalut busa-busa sabun. Hingga rambut-rambut halus yang tumbuh didaerah kemaluannya dapat terlihat jelas.
Hal itu tanpa sadar sudah membuat batang kemaluan aku langsung mengeras. Yani masih asyik menggosok-gosok bagian tubuhnya dengan sabun. Yang membuat aku gak tahan yaitu terkadang tangannya meremas payudaranya sendiri.
Kilauan sabun dari payudaranya yang putih licin oleh sabun membuat aku serasa mau pingsan. Sejurus kemudian, Yani membilas sabunnya dengan menimba air. Kulitnya makin terlihat putih bercahaya. Berikutnya bagian selangkangannya yang dicuci dengan air.
Diluar dugaan aku, ternyata Yani mengelus-elus bagian kemaluannya. Awalnya aku berfikir Yani melakukan pembersihan di daerah vaginanya. Ternyata, ia begitu keasyikan mengelus-elus daerah yang berbulu tersebut.
Aku liat matanya sudah merem-merem keenakan. “Ohh tidaakk.. Yani sedang masturbasi!” Baru kali ini aku melihat secara langsung dengan mata kepala sendiri ada seorang cewek yang masturbasi. Secara jelas aku menonton Yani yang tengah keasyikan memainkan jarinya di bibir kemaluannya.
Secara tak sadar aku jadi lupa diri kalau sebenarnya posisi aku sangat rawan. Bisa bahaya kalau sampai ketahuan oleh Yani. Malu banget lah, baru satu hari ngekos ditempat orang sudah berlaku kurang ajar. Ternyata bata yang menjadi pijakan aku tak sanggup lagi menahan pijakan aku.
Akhirnya salah satu batu bata tersebut terjatuh. Yani jadi kaget dan menghentikan adegan masturbasinya. “Mati aku kalo Yani sampai tau!” batin aku terus cemas. Aku langsung menghentikan tontonan langka nan sangat istimewa tersebut.
Aku segera turun dari dinding yang aku panjat buru- buru. Ternyata Yani menyadari dirinya diintip. Yani segera memakai handuknya dan buru-buru keluar kamar mandi. Aku segera menuju pintu kamar mandi untuk menghalangi dan menenangkan Yani, kalau-kalau ia berteriak. Bisa mampus aku kalau dia ngadu ke ortunya.
Ternyata aku yang buru-buru melintasi pintu kamar mandi langsung bertabrakan dengan Yani yang baru saja keluar kamar mandi. Handuk Yani langsung tersibak, ia terjatuh. “Maaf.. maaf..” Cuma itu yang bisa terlontar dari mulut aku sambil membantu Yani untuk berdiri.
Aku langsung mengambil handuknya. Yani tampak kelabakan ketika handuknya hampir saja copot. Yani tidak memakai apa-apa selain handuk yang membuat payudaranya menyembul kelihatan.
“Kak, ngintipin Yani barusan yah?” tanya Yani dengan menundukkan kepalanya.
Ia menunduk mungkin karena ia malu. Karena baru saja ia melakukan masturbasi. Aku jadi ngerasa bersalah.
“Maafin kakak ya.. Kakak menyesal banget” aku ucapin itu dengan nada memelas. Yani cuma mengangguk tapi masih menunduk. Tangannya masih memegang handuknya erat-erat. Tak lama setelah itu dia berjalan pelan kedalam rumahnya sambil terisak.
Matanya berkaca-kaca. Aku jadi tambah merasa bersalah. “Blum ada lho yang ngeliat Yani gitu, kok kakak tega sih?” suaranya lirih. Akhirnya aku anterin Yani ke kamarnya. Aku bimbing dia menuju kamarnya.
Dibenak aku semuanya campur aduk. Perasaan bersalah udah membuat dia trauma. Mungkin saja bagi cewek hal seperti itu bisa membuatnya trauma. Sesampainya dikamar Yani, aku malah memeluknya.
Terlintas dipikiran aku, kalau cewek sedih atau nangis untuk menenangkannya dengan di peluk. “Yani maafin kakak ya..” aku bisikin itu ke telinganya. Sekali lagi Yani mengangguk. Dari pelukan, aku beralih mendekap Yani.
Aku cium pipinya kemudian bibirnya. Serentak tangan aku juga ikut memainkan perannya meremas dada Yani dari luar handuknya.
“Kakak! Ngapain sih ini!” ucap Yani kaget. Dalam fikiran aku, kepalang basah mandi aja!
Tanggung ketahuan ngintipin Yani mandi, kenapa gak aku tidurin aja sekalian? Mumpung kesempatan ada! Aku dorong Yani ke tempat tidurnya.
Pintu kamarnya segera aku kunci. Handuknya dengan mudah aku lepas. Bibir Yani aku lumat dan kulum sejadi-jadinya. Tangan aku menjamah payudaranya yang montok. Yani berontak dan kakinya menghentak-hentak gak karuan.
“Kakaaaakk..” Yani berteriak. Aku mulai cemas. Nanti kalau ada warga yang dengar gimana? Aku bisa dihajar masa.
Akhirnya aku menghentikan aksi brutal aku. Aku mutusin untuk membujuk Yani pelan-pelan.
Sambil mengelus-elus bahunya dan membelai rambutnya aku ngomong pelan-pelan “Yani, tenang aja yaa.. kakak gak bermaksud nyakiti Yani. Kakak gak mungkin menyakiti Yani karena kakak sayang banget sama Yani..” bisik aku pelan-pelan ke Yani.
Aku cium leher Yani, tangan aku mulai lagi main-main mengelus payudaranya, meremas, kemudian turun ke daerah kemaluannya.
“Kakak, Yani mohon jangan kak” Yani memelas ketakutan. “Yani tenang aja yaa.. Kakak gak akan nyakitin Yani.
Kakak Sayang sama Yani.” Bujuk aku pelan-pelan sambil terus memainkan daerah kemaluannya. Tangannya terus mendorong-dorong aku. Yani ketakutan setengah mati. Aku terus memberikan rangsangan dengan terus menciumi leher Yani.
Kemudian turun dan menjilati puting susunya yang memerah. Sementara tangan kanan aku mengelus-elus daerah vaginanya. Jari tengah aku mulai masuk ke lipatan bibir vaginanya. Aku terus mainkan itu pelan-pelan.
“Kakak.. Yani mohon, Yani masih perawan kak.. Yani takut..” Yani masih memelas. Tangannya terus memegangi tangan kanan aku yang bergerilya didaerah bibir vaginanya. Aku cuma jawab permohonan Yani dengan ciuman dan kuluman dibibirnya.
Aku terus lumat bibir Yani dan bibir vaginanya dilumat jari tengah aku. Perlahan aku masukin jari tengah aku dengan pelan-pelan. Terasa daerah vagina Yani sudah basah. Mengetahui daerah vagina nya sudah basah dan licin, aku jadi yakin kalau sebenarnya Yani juga menikmati permaikan aku.
Yani juga sudah tidak menunjukkan perlawanan yang kuat. “Yani, kak masukin jari kakak pelan-pelan ya.. gak sakit kok.. Yani tenang aja yaa..” Belum lagi Yani memberikan persetujuannya, jari tengah aku sudah menikam masuk ke vaginanya.
Akhirnya jawaban Yani Cuma erangan dan rintihan. Aku terus mainkan dengan memasukkan jari tengah aku kedalam vaginanya sedikit demi sedikit. Akhirnya bisa masuk semua jari aku! “Kakak.. Yani takut kak..” Yani terus menceracau.
CERITA DEWASA . Tapi kakinya malah membuka lebar dan sesekali nafasnya mendesir berat. Aku yakin Yani sebenarnya mungkin saja sering bermasturbasi. Cewek-cewek seperti Yani mungkin saja cewek hyperseks yang sering memuaskan dirinya dengan masturbasi.
Seperti yang aku liat barusan di kamar mandi. Aku makin sibuk. Tangan kiri aku membelai rambutnya, mulut aku sesekali mengisap dan menjilati putingnya, dan tangan kanan aku memasukkan jari kedalam liang vagina Yani yang makin banjir dengan cairan dan licin.

Akhirnya aku gak tahan lagi. Dengan sekejap segera aku lucuti semua pakaian aku hingga kami berdua sudah benar-benar telanjang bulat. Segera aku tindih tubuh Yani yang terkapar. “Yani, kita coba masukin yuk..
Tahan sedikit ya.. mungkin agak sakit.” Yani dengan lugunya mengangguk. Tampaknya ia sudah diliputi gejolak syahwat yang sangat. Aku makin bersemangat. Perlahan aku gosok-gosokin penis aku yang udah tegang dari tadi ke bibir kemaluan Yani. Yani yang makin terangsang gak bisa berbuat apa-apa selain pasrah. Jiwa raganya sudah diliputi kenikmatan seks.
Setelah penis aku licin dengan cairan Yani, perlahan aku tusukin penis aku ke dalam liang kemaluan Yani. Walaupun pekerjaan aku halus dan pelan, tetap saja Yani merintih kesakitan. Sekarang penis aku bercampur dengan cairan licin dari Yani dan darah keperawanannya. Yani menangis.
Namun bibirnya terus mengeluarkan suara “ahhh.. ahhhh.. kakak..” Aku gak mau ambil pusing. Aku sibuk dengan mendobrak vagina Yani yang sangat sempit agar batang kemaluan aku bisa masuk lebih dalam lagi.
Dibantu dengan cairan pelicin Yani yang sudah banjir, penis aku bisa masuk semuanya. Aku terus menggenjot dengan memaju mundurkan batang kemaluan aku. Sesekali aku cium dan jilatin leher Yani hingga ke payudaranya.
Kemudian putinya aku hisap sekuat-kuatnya. Akhirnya aku liat tanda-tanda Yani akan orgasme. Segera aku pacu kecepatan goyangan aku. Aku pun pengen keluar dan klimaks. Akhirnya Yani lebih dahulu mencapai klimaks dan berteriak “Kakakk…” Berurutan setelah itu aku juga keluar menyemprotkan cairan sperma aku didalam memeknya.
“ahhh.. Ahhhh.. Yani..” Aku **kan beberapa kali semburan dengan menekan penis aku sedalam-dalamnya kedalam liang vaginanya. Yani pun menjepitkan pahanya. Akhirnya untuk beberapa saat kita terbuai merasakan nikmatnya orgasme.

Beberapa saat setelah itu terasa kedutan dan denyutan dari vaginanya. Penis aku belum aku cabut. Batang kemaluan aku itu aku biarin sampai lemas didalam vaginanya Yani. Aku terus perhatikan wajah cantik Yani yang termenung sayu.
Sesaat aku jadi kasihan telah melakukan ini semua kepada Yani. Kembali aku elus-elus dan benerin rambutnya yang berantakan. Aku tatap matanya dalam-dalam sambil berkata pelan “Yani, mau gak jadi pacar kakak?” Yani hanya diam.
Aku tau dia udah punya pacar. Tapi aku sama sekali gak tau apa yang mau aku katakan selain itu kepada Yani. Aku pasang kembali celana dan keluar dari kamar Yani. Yani masih termenung sayu diranjangnya dan belum memakai pakaiannya. Aku udah siap dengan segala konsekwensi dari perbuatan aku barusan.
Setelah itu aku langsung berkemas di dalam kamar kos aku. “Mungkin setelah ini Yani akan mengadukan semua itu ke orang tuanya dan aku bakal di usir” pikir aku. Siang harinya, aku sudah selesai beres-beres barang-barang.

Aku pengen cabut duluan sebelum aku di usir sama orang tuanya Yani. Atau mungkin saja hal yang lebih buruk bakal terjadi ke aku. Ternyata pintu kamar kos aku diketuk. Setelah aku buka ternyata Yani. Aku persilahkan Yani masuk.
Yani pun masuk kedalam kamar aku. Dia liat aku sudah packing barang-barang siap-siap mau kabur. “Kakak mau kemana?” tanya Yani. Aku cuma diam. “Kakak gak boleh pergi! Yani takut.. gimana kalau Yani sampai hamil? Kakak harus tanggungjawab untuk semua ini!” kata Yani lirih.
“Baiklah kakak gak akan pergi. Kakak akan tanggungjawab kalau terjadi apa-apa. Tapi kakak mohon jangan kasih tau orang tua Yani ya..” pinta aku. Yani hanya mengangguk. Matanya masih sembab karena menangis.
Aku jadi kasihan, akhirnya Yani aku peluk lagi. Seminggu setelah itu, aku dan Yani Cuma diam-diam dan tak ada tegur sapa. Tapi akhirnya aku beranikan diri lagi untuk menyapanya dan mengajaknya bercanda lagi.
Akhirnya, aku bisa ngajakin Yani untuk berhubungan badan lagi. Kadang dikamar aku, kadang dikamar dia. Bahkan dia sempat tidur di kamar aku, padahal orang tuanya ada dirumah. Ternyata Yani selalu diliputi gairah.
Permainan seks kami semakin hari semakin fariatif. Dalam waktu tak kurang dari seminggu, Yani sudah berani menelan habis sperma yang aku semburin didalam mulutnya. Seks lagi dan lagi.. kami berdua sama-sama diliputi gairah yang membara.
Walaupun status hubungan aku belum jelas hingga saat ini, aku tetap menjalani ini sama Yani. Yani tetap pacaran dengan pacarnya, tapi kalo soal ranjang Yani lari ke aku. Hampir setiap malam Yani mampir ke kamar aku buat gituan.
Kadang setelah gituan dia balik ke kamarnya, kadang tidur di kamar aku. Sejak saat itulah, Yani ternyata diam-diam juga main sama pacarnya. Aku pernah nanya ke Yani, apa dia pernah melakukan hubungan badan dengan cowoknya? Awalnya Yani bilang belum.
Tapi setelah aku selidiki sms dari cowoknya, ternyata mereka juga udah ngelakuin hal begituan. Setelah perawannya hilang, dia malah jadi hyperseks dan pengen ngelakuin hal itu terus. Suatu sore, pembicaraan aku sama Yani sampai ke sesuatu yang bahkan gak aku duga.
Yani bilang kalau dia membayangkan dientotin dua orang, yaitu aku dan pacarnya. Hehehee… kadang aku gak habis pikir, mengapa cewek yang dulu pemalu dan lugu ini bisa jadi liar kayak gini? Buat sobat2 yang pengen tau atau pengen kenalan sama Yani, PM aku dan kasi aku cendol dulu.. nanti aku kasi tau fesbuknya dia. Setuju ?

Tuesday, March 6, 2018

Kemkominfo: Ada 360 Akun Porno di Tumblr




Kemkominfo akhirnya buka suara terkait pemblokiran Tumblr di Indonesia. Melalui akun Twitter resminya, Kemkominfo mengungkap ada lebih dari 360 akun asusila (porno) pada situs web Tumblr dan aplikasinya.

"Tim Aduan Konten telah menerima aduan dari masyarakat terkait konten asusila di platform Tumblr. Setelah dilakukan penelusuran dan analisa konten, terdapat lebih dari 360 akun asusila pada medsos Tumblr dot com dan aplikasinya," tulis @kemkominfo.

Selain itu, ditemukan pula Tumblr tidak memiliki mekanisme dan report tools untuk melaporkan konten asusila. Plt. Kepala Biro Humas Kementerian Kominfo, Noor Iza, membenarkan hal tersebut

"Kemkominfo menerima aduan dari masyarakat terkait konten pornografi di Tumblr. Setelah dilakukan penelusuran dan analisa konten, terdapat lebih dari 360 konten pornografi di Tumblr,"

Hingga pada 28 Februari 2018, Noor melanjutkan, tim aduan konten Kemkominfo mengirimkan pemberitahuan melalui email kepada Tumblr agar membersihkan platform tersebut dari konten-konten negatif.

Sampai batas waktu yang ditentukan, pihak Tumblr disebut belum memberikan respons apa pun.

"Kami saat itu memberikan batas waktu penanganan 2x24 jam. Sampai lewat batas waktu yang diberikan itu, tidak ada respons dari Tumblr, sehingga dilakukan pemblokiran," ungkap Noor.

Kemkominfo melalui kicauannya di Twitter juga telah membenarkan pemblokiran Tumblr di Indonesia. Pemblokiran ini dilakukan terhadap 8 DNS Tumblr pada Senin sore (5/3/2018).

Lebih lanjut, Noor belum bisa memastikan kapan akses Tumblr akan dibuka kembali. Namun, ia menegaskan selama masih ada konten pornografi, maka layanan tersebut akan terus ditutup.
Warganet Protes

Pemblokiran Tumblr kembali menuai protes dari warganet di Indonesia. Selain itu, juga ada sejumlah warganet yang menyayangkan keputusan pemerintah memblokir layanan yang dibuat oleh David Karp tersebut.

"Saat ini @kemkominfo memblokir Tumblr dengan dalih konten negatif, padahal banyak penulis aktif menulis di microblogging ini, sangat disayangkan diblokir. #RIPTumblr," tulis @mhdanugrah22



Nyaris Kena Blokir pada 2016

Sebelumnya Kemkominfo berencana memblokir Tumblr pada Februari 2016 dengan alasan yang sama yaitu ada konten pornografi di dalam layanannya.

Kemkominfo saat itu meminta Tumblr melakukan self-censorship terhadap konten pornografi. Pemblokiran Tumblr saat itu mendapatkan protes dari warganet.

Saat itu layanan Tumblr masih bisa diakses oleh warganet di Indonesia. Hingga akhirnya, pemerintah kembali melakukan pemblokiran pada 5 Maret 2018

Sunday, March 4, 2018

Kesal Anaknya Dicubit, Orangtua Siswa Tinju Guru SD




Tindak kekerasan di lingkungan sekolah kembali terjadi. Kali ini terjadi di sebuah desa di Kalimantan Barat, tepatnya SDN 31 Meliau, Emplasmen PTPN XIII Gunung Meliau, Desa Meliau Hilir, Kecamatan Meliau, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat.

Seorang guru bernama Lastini diduga dianiaya Sukardi yang tak lain adalah orangtua salah seorang siswa di SDN 31 Meliau. Guru itu ditinju hingga mengalami cedera di wajah.

Kapolsek Meliau, Iptu MR Pardosi, melaporkan Polsek Meliau telah menangkap Sukardi yang diduga pelaku penganiayaan guru SD itu. Penangkapan itu dilakukan karena adanya laporan penganiayaan terhadap Lastini pada Jumat, 2 Maret 2018.

"Penganiayaan tersebut terjadi pada Kamis, 1 Maret 2018 pukul 15.45 WIB di Lapangan SDN 31 Meliau, Emplasmen PTPN XIII Gunung Meliau, Desa Meliau Hilir, Kecamatan Meliau," kata Pardosi.

Pardosi memaparkan kronologi penganiayaan tersebut. Berdasarkan laporan Lastini, ketika Lastini tengah memberikan materi ekstrakulikuler di lapangan SDN 31 Meliau, datanglah Sukardi.

Tanpa basa basi, Sukardi langsung mendatangi Lastini dan menganiayai guru PNS itu dengan cara menggunakan tangan kiri memegang serta menarik kerah baju Lastini dari depan di hadapan siswa SDN tersebut.

"Tangan kanan Sukardi memukul wajah Lastini mengenai bagian hidung sehingga mengakibatkan hidung luka robek serta mengeluarkan darah dan rasa sakit pada bagian kepala," Pardosi menambahkan.

Lastini langsung dibawa ke Klinik Kebun PTPN XIII Gunung Meliau untuk mendapatkan perawatan. Setelah kondisinya stabil, Lastini mendatangi Mapolsek Meliau mengadukan penganiayaan yang dialaminya.



Amarah Sukardi tak terkendali begitu mengetahui anaknya, A, dicubit oleh sang guru, yakni Lastini. Padahal, bukan tanpa sebab Lastini mencubit A. Siswa SDN 31 Meliau itu dinilai berkelakuan tidak baik ketika di sekolah.

"Pada hari Kamis ada kegiatan ekstra kurikuler, saat itu ada pelajaran, si anak nakal, guru menegur, diingatkan dan dicubit, namun si anak atau si murid, mengadu ke orangtuanya," kata Pardosi.

"Nah si orangtua terlalu berlebihan menanggapi atau reaksinya berlebihan, dan mendatangi guru tersebut di SDN 31 Gunung Meliau, pada saat itulah terjadi percekcokan, dan si pelaku meninju ibu guru tersebut atau ibu Lastini," dia menambahkan.

Pardosi mengatakan aparat telah melakukan tindak lanjut terhadap kasus ini, seperti mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP), interogasi terhadap korban dan pelaku, serta mengambil keterangan singkat saksi-saksi.

"Akan segera memproses tuntas perkara penganiayaan guru ini. Sedangkan, terhadap korban saat ini dirujuk ke RSUD Sanggau," Iptu Pardosi menandaskan.

Saturday, March 3, 2018

Terungkap, Ariel Tatum Lakukan Ini Saat Vakum Syuting dan Manggung



Ariel Tatum lama vakum dari panggung musik dan juga dunia akting. Padahal, perempuan berusia 21 tahun ini dikenal sebagai aktris yang multitalent: jago berakting, jago pula dalam hal tarik suara.

Entah apa alasannya, Ariel Tatum terkesan minggir dari dunia yang telah membesarkan namanya. Namun, di media sosial, Ariel Tatum cukup sering membagi pose foto dirinya berkegiatan.

Ternyata baru-baru ini Ariel Tatum mengungkapkan bahwa dirinya sekarang lebih sering memasak. Apalagi dalam beberapa bulan terakhir ini ia benar-benar vakum dari dunia entertaiment. Jadi ia lebih punya banyak waktu untuk berada di rumah.

"Hanya ngelakuin hobiku aja, di rumah menghabiskan waktu sama keluargaku, temen-temen aku. Aku dari dulu emang suka masak. Dari dulu keluargaku kebetulan hobi sama masak," jelas Ariel Tatum.

Ditawari bukan restoran

Ariel juga menjelaskan bahwa selain hobi, memasak juga sebagai terapi penghilang stres baginya. Di kala ada kesempatan waktu luang seperti ini, dimaksimalkan Ariel untuk menekuni hobi memasaknya.

Hobi memasaknya ini, kadang ada yang menawarinya untuk membuka usaha kuliner.
Hobi Jadi Pekerjaan
"Pengen banyak yang nawarin. Yuk buka restoran yuk. Tapi aku takut kalau hobi aku dijadiin kerjaan itu jadi kayak enggak passion lagi tentang itu," Ariel menjelaskan.

Barat dan Indonesia

Untuk urusan masak-memasak memang di keluarga Ariel ini semua suka dalam hal tersebut. Ariel juga dari kecil telah memperlihatkan kesenangannya ini.

Untuk memasak, biasanya Ariel lebih suka dengan masakan western, tapi untuk sekarang ia lebih suka dengan masakan Indonesia



India hingga Rusia, 8 Negara Penghasil Wanita Tercantik di Dunia




Wanita dari berbagai penjuru dunia memiliki karakter berbeda. Mereka yang tinggal di sebuah negara punya ciri khas tersendiri, mulai dari dialek, warna rambut dan mata, bentuk hidung, rahang, hingga penampilan. Sejumlah orang terkadang bisa membedakannya. Namun tak sedikit pula yang belum bisa mengenal karakternya.

Dengan mengunjungi sebuah negara, kita bisa mengetahui ras dan asal-usul wanita lokal di negara tersebut. Kita juga bisa mempelajari karakter dan budaya mereka, mengetahui tokoh sejarah wanita dari sebuah bangsa, hingga cara mereka berkencan.

Berikut daftar 8 negara yang dianggap mempunyai wanita tercantik di dunia : 

1. Venezuela dan India




Venezuela memiliki banyak pemenang kontes kecantikan "Ratu Sejagat" Miss Universe dan Miss World. Negara ini sepertinya dianugerahi wanita-wanita berparas ayu oleh Tuhan.

Umumnya, wanita Venezuela memiliki mata kecoklatan, rambut hitam (cenderung coklat gelap), kulit sawo matang dan tubuh semampai.

Sedangkan di India, kecantikan wanitanya bukan hanya dilihat dari fisik, tapi juga kesehatan jiwa mereka. Banyak wanita India yang melakukan diet sehat, yoga, serta mengaplikasikan kosmetik berbahan natural, yang menjadi kunci utama untuk tampil sempurna.

Terlihat sehat dan bertubuh bak gitar Spanyol, wanita India terbukti memiliki daya tarik kuat di mata para pria.

2. Argentina dan Serbia



Wanita Argentina sadar akan kecantikan. Mereka rajin merawat kulit dan rambut, selalu berusaha tampil seksi dan berani. Wanita negara ini umumnya dikenal karena kulit yang cokelat mengkilap, mata cokelat berbinar, bibir tebal, dan rambut cokelat bergelombang, kadang pirang. Mereka bangga memiliki aset ini.

Serbia menyuguhkan kombinasi sempurna antara keturunan Slavia dan Mediterania. Gadis-gadis ini bertubuh jangkung, tetapi posturnya ideal.

Gaya berpakaiannya pun stylish dan mereka memiliki mata yang menawan. Mereka memiliki sosok yang memukau.


3. Korea Selatan dan Prancis



Di Paris, cantik adalah langsing, anggun, cantik, dan berkelas.

Para wanita sangat rela menghabiskan banyak waktunya untuk perawatan kecantikan. Karena wanita Paris langsing-langsing, mereka hanya menyediakan baju dengan ukuran 12 untuk wanita. Anehnya, menurut mereka, umur 60 tahun adalah saat wanita Paris terlihat paling cantik.

Di Korea Selatan, mata bundar yang besar dan kulit putih dianggap sebagai standar kecantikan. Banyak wanita Korea yang senang mempunyai tampilan alami. Bahkan beberapa dari mereka pergi melakukan operasi plastik demi mendapatkan penampilan sempurna tanpa makeup. Krim pencerah dan pemutih kulit juga populer dipakai wanita Korea Selatan.

4. Brasil dan Rusia



Brasil adalah negara pengonsumsi pil diet terbesar di dunia, karena para wanita di Brasil ingin mempunyai tubuh yang langsing. Wanita-wanita di Brazil juga sering melakukan operasi plastik.

Anehnya, pembayaran operasi plastik di sana bisa dilakukan dengan mencicil/kredit, jadi jangan terkejut jika orang miskin juga bisa operasi di Brasil.

Rata-rata para wanita Brasil menghabiskan 3/4 gajinya hanya untuk perawatan kecantikan.

Gadis-gadis Brasil, baik yang berambut pirang atau cokelat, terkenal dengan gayanya yang sporty dan atraktif, meski wajah mereka sangat menawan. Sebagian besar dari mereka memiliki kulit gelap mengilap.

Sebenarnya bukan wajah yang membuat wanita Brasil tampak cantik, melainkan bentuk tubuh yang sangat aduhai. Standar cantik di Brasil sendiri memang bukan muka, melainkan lekuk tubuh.

Sementara itu, di Rusia, karakteristik wanitanya dilihat dari warna kulit yang putih, mata biru, rambut pirang kemerahan dan tubuh tinggi semampai. Umumnya, mereka lebih menyukai punya rambut panjang.

Friday, March 2, 2018

Kronologi Penangkapan Angela Lee Terkait Penipuan Rp 12 Miliar




Artis sekaligus model Angela Lee ditangkap polisi. Angela Lee diduga melakukan penipuan dan pencucian uang bersama suaminya, David Hardian Sugito.

Angela Lee dilaporkan oleh seseorang bernama Santoso ke Polres Sleman, Yogyakarta. Diketahui, Santoso merupakan rekan bisnis David dan Angela Lee yang sempat menyuntikkan dana investasi.

Menurut polisi, kasus penipuan Angela Lee bermula dari bisnis suaminya David dengan pria bernama Santoso pada 2017 lalu. Pada kesepakatan awal, Santoso berniat menginvestasikan uangnya untuk dikelola David ke dalam bisnis jual-beli mobil.

Kasus 2017






Namun uang itu tak digunakan Angela-David sesuai kesepakatan. David malah mengalokasikan investasi tersebut ke dalam bisnis tas yang dikelola Angela Lee.

David terus meyakinkan Santoso bahwa bisnis jual-beli tas cukup menjanjikan. Awalnya usaha tas itu berjalan lancar, namun pada Mei 2017 bisnis tersebut mulai macet. Santoso juga menuding pihak Angela Lee dan David tidak jujur.

"Dua bulan pertama bisnis tas impor yang dikelola pelaku berjalan lancar. Namun pada bulan Mei, bisnis jual-beli tas mulai macet. Tapi pelaku ini tidak jujur kepada orang yang melakukan investasi," ujar Kasatreskrim Polres Sleman, AKP Rony Are
Dilaporkan


Hingga akhirnya Santoso melaporkan Angela Lee dan David ke Polres Sleman. Akibat penipuan tersebut, Santoso mengaku rugi hingga Rp 12 miliar.

"Kami jerat keduanya dengan Pasal 3 dan Pasal 4 Tindak Pidana Pencucian Uang. Ancaman penjara maksimal 20 tahun dan denda Rp 10 miliar," jelas AKP Rony Are.
Terancam Hukuman Berat


Tak hanya itu, hukuman berat juga sepertinya siap menanti Angela Lee dan David. Pasalnya, polisi menyangka keduanya telah melakukan penipuan dan pencucian uang.

"Uang investasi dari korban sebesar Rp 12 miliar. Perjanjiannya ada keuntungan 10 persen. Enam persen untuk pelaku dan empat persennya untuk yang investasi," jelasnya

Pergoki Pasangan Mesum di Mobil Goyang, PM Inggris Salah Tingkah



Perdana Menteri (PM) Inggris, Theresa May, mengaku pernah salah tingkah karena tidak sengaja melihat langsung pasangan yang tengah melakukan hubungan intim.

Kejadian tersebut dialami oleh PM Theresa saat pulang dari salah satu aktivitas politiknya sebelum menjadi pemimpin Inggris.

Perdana Menteri (PM) Inggris, Theresa May, mengaku pernah salah tingkah karena tidak sengaja melihat langsung pasangan yang tengah melakukan hubungan intim.

Sementara itu, PM Theresa May masih terus mengupayakan adanya aliansi keamanan bersama antara Inggris dengan Uni Eropa (UE) pasca-keputusan Brexit.

Pemerintah Inggris sudah mengusulkan sepekatan keamanan lebih luas kepada UE. Hal itu dimaksudkan untuk memastikan pertukaran informasi dan penegakan hukum bersama tetap berjalan setelah Brexit, yang mulai efektif pada Maret 2019 mendatang.


Kesepakatan bersama UE ini akan memungkinkan Inggris tetap menjadi anggota kepolisian bersama UE, Europol.

Inggris juga tetap dapat menggunakan kebijakan penahanan yang berlaku di Eropa, di mana memungkinkan negeri tersebut melakukan ekstradisi secara cepat.

Thursday, March 1, 2018

Diancam Dibunuh ISIS, Bintang Porno Ini Tobat



Gara-gara menerima ancaman akan dibunuh ISIS, bintang porno terkenal Mia Khalifa berhenti dari industri film dewasa. Ia memutuskan untuk tobat.

Mia yang merupakan warga Lebanon keturunan Amerika pindah dari Beirut, Lebanon, ke AS pada usia sepuluh tahun sebelum akhirnya menetap di Miami. Dia menjadi pemain top di situs dewasa PornHub, tapi ia dikritik banyak orang di Timur Tengah yang mencapnya sebagai aib bagi mereka.

Wanita lulusan ilmu sejarah itu mengatakan, dirinya mulai menerima ancaman pembunuhan dari ISIS sejak 2017 lalu. Ia pun mengungkapkan bahwa militan tersebutlah yang menjadi alasan mengapa dia berhenti bekerja di industri pornografi.



Mia Khalifa kini bekerja sebagai pembawa acara olahraga. Ia pun sudah berani menceritakan efek ancaman ISIS terhadap dirinya.

"Semuanya mulai lepas kendali saat ancaman kematian dari ISIS. Saat itulah saya memutuskan hengkang," kata wanita 25 tahun itu,

"Begitu saya mulai mendapatkan popularitas, saat itulah saya memutuskan menyingkir dari dunia itu...," ucap Khalifa.

Banyak yang mempermasalahkan sebuah adegan dari salah satu video porno yang menunjukkan bintang porno itu tengah berhubungan seks saat mengenakan hijab.

Akan tetapi, Khalifa -- yang berasal dari keluarga Kristen -- mengatakan kepada The Washington Postpada tahun 2015 bahwa dia terkejut mengetahui adegan tersebut memicu kemarahan.

"Ada film Hollywood yang menggambarkan muslim dengan cara yang jauh lebih buruk daripada adegan yang dihasilkan oleh Bang Bros (produsen film porno)," ucapnya.